Kurikulum

STRUKTUR KURIKULUM

Kurikulum inti menurut Kepmendiknas no.045/U/2002, merupakan penciri dari kompetensi utama, bersifat dasar untuk mencapai kompetensi lulusan, merupakan acuan baku minimal mutu penyelenggaraan program studi, dan ditetapkan oleh kalangan perguruan tinggi (program studi sejenis) bersama masyarakat profesi dan pengguna lulusan. Sementara itu kurikulum institusional didalamnya terumuskan kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya, yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama suatu program studi dan ditetapkan oleh institusi penyelenggara program studi. Oleh karena itu, kurikulum ini

dikembangkan berdasarkan pada:

  1. Profil : postur yang diharapkan pada saat pembelajar lulus atau menyelesaikan seluruh proses pembelajaran dengan kesesuaian jenjang KKNI
    1. CP (Capaian Pembelajaran): dapat menyesuaikan dengan deskriptor KKNI atau unsur CP pada SNPT. 
    1. Bahan Kajian: sebagai komponen/materi yang harus dipelajari/diajarkan untuk mencapai CP yang direncanakan
    1. Mata kuliah: merupakan wadah sebagai konsekuensi adanya bahan kajian yang dipelajari mahasiswa dan harus diajarkan oleh dosen. 
    1. Metoda Pembelajaran: merupakan strategi efektif dan efisien dalam menyampaikan atau mengakuisisi bahan kajian selama proses pembelajaran. 
    1. Metoda Penilaian: proses identifikasi dan penentuan tingkat penetrasi maupun penguasaan bahan kajian oleh pembelajar melalui parameter dan variabel ukur yang akuntabel. 

Kurikulum  Program Sarjana  Keperawatan ditetapkan dengan mengacu kepada 80% kurikulum inti, yaitu 118 sks dari 146 sks. Kurikulum Program studi disesuaikan kurikulum KKNI menurut AIPNI dengan menambahkan mata kuliah anatomi fisiologi sebanyak 2 sks  dan mengurangi 1 sks mata kuliah praktik pada mata kuliah Ilmu Biomedik Dasar. terdapat pula mata kuliah tambahan sesuai acuan kurikulum Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Selain itu terdapat 1 mata kuliah universitas, yaitu kuliah kerja nyata 3 sks. Menurut pasal 15 ayat (1) Permendikbud 49 tentang SNPT menyatakan bahwa beban belajar mahasiswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf d, dinyatakan dalam besaran satuan kredit semester (sks). Sementara itu, makna sks telah dirumuskan dalam pasal 16 Permendikbud no 49 tentang SNPT ,yang menyebutkan bahwa 1 sks :  

  1. Untuk perkuliahan, responsi dan tutorial di kelas bermakna 50 menit pembelajaran tatap muka di kelas, 50 menit tugas mandiri dan 1 jam tugas terstruktur setiap minggunya; 
    1. Untuk pembelajaran seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis, mencakup  bermakna 100 menit tugas di ruang tutorial atau praktik dan 1 jam tugas mandiri setiap minggunya; 
    1. Untuk bentuk pembelajaran praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara, adalah 160 (seratus enam puluh) menit per minggu per semester. 

Pada pasal 15 ayat (3) Permendikbud 49 juga menekankan bahwa setiap mata kuliah  paling sedikit memiliki bobot 1 sks. Dan di ayat (4) disyaratkan bahwa semester merupakan  satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 14 minggu. Untuk menyelesaikan pendidikannya sesuai dengan standar kualifikasi jenis dan jenjang pendidikan tertentu, pada pasal 17 ayat (2) Permendikbud no 49 tahun 2014 dinyatakan bahwa: Untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan program sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, mahasiswa wajib menempuh beban belajar paling sedikit: 144 sks untuk program diploma empat dan program sarjana; dan 36 sks untuk program profesi. Sementara itu, dalam hal masa studi untuk dapat menyelesaikan sekolah di sebuah program pendidikan tertentu, termasuk memberikan penghargaan pada mahasiswa yang berprestasi, pasal 17 ayat (3) – (5) Permendikbud no 49 tahun 2014 mengatur masa studi terpakai bagi mahasiswa dengan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain 4 (empat) sampai 5 (lima) tahun untuk program diploma empat dan program sarjana;  dan 1 (satu) sampai 2 (dua) tahun untuk program profesi setelah menyelesaikan program sarjana atau diploma empat. Pada ayat (3) disebutkan beban belajar mahasiswa berprestasi akademik tinggi setelah dua semester tahun pertama dapat ditambah hingga 64 (enam puluh empat) jam per minggu setara dengan 24 (dua puluh empat) sks per semester. 

1.       Program Akademik  =   146 sks

SEMESTER I  
NO MK SKS T P  
1 Bahasa Indonesia 2 2    
2 Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia 4 3 1  
3 Konsep Dasar Keperawatan 3 3    
4 Kemanusiaan dan Keimanan 2 2    
5 Ilmu Biomedik Dasar 3 2 1  
6 Falsafah dan Teori Keperawatan 3 3    
7 Anatomi Fisiologi 2 1 1  
8 Bahasa Inggris Dasar 2 2    
  JUMLAH 21 18 3  
SEMESTER II
NO MK SKS T P
1 Komunikasi dalam Keperawatan 2 2  
2 Pancasila 2 2  
3 Ketrampilan Dasar Keperawatan 3 1 2
4 Proses Keperawatan dan Berpikir Kritis 3 3  
5 Ilmu Dasar Keperawatan 3 2 1
6 Pendidikan dan Promosi Kesehatan 3 2 1
7 Bahasa Inggris Keperawatan 2 2  
8 Ibadah, Akhlak dan Muamalah 2 2  
9 Aplikasi Komputer 2 1 1
  JUMLAH 22 17 5
SEMESTER III
NO MK SKS T P
1 Sistem Informasi  Keperawatan 2 1 1
2 Kewarganegaraan 2 2  
3 Keperawatan Dewasa : Sistem Kardiovaskuler, Respiratori dan Hematologi 4 3 1
4 Keperawatan Maternitas 4 3 1
5 Komunikasi Terapeutik Keperawatan 3 2 1
6 Psikososial dan Budaya Dalam Keperawatan 2 2  
7 Kemuhammadiyahan 2 2  
8 Bahasa Arab 2 2  
9 Praktik Klinik Dasar 2   2
  JUMLAH 23 17 6
SEMESTER IV
NO MK SKS T P
1 Keperawatan Keperawatan Reproduksi 3 2 1
2 Kep. Dewasa : Sist Endokrin, Pencernaan, Perkemihan dan Imunologi 4 3 1
3 Keperawatan anak sehat dan sakit akut 4 3 1
4 Keperawatan Kesehatan Jiwa dan Psikososial 4 3 1
5 Keselamatan Pasien dan Keselamatan Kesehatan Kerja 2 1 1
6 Farmakologi Keperawatan 3 2 1
7 Praktik Klinik Lanjut 2   2
  JUMLAH 22 14 8
SEMESTER V
NO MK SKS T P
1 Keperawatan Dewasa : Sistem Muskuloskeletal, Integumen, Persepsi Sensori dan Persarafan 4 3 1
2 Metodologi Penelitian 4 3 1
3 Keperawatan Anak Sakit Kronis dan Terminal 3 2 1
4 Keperawatan Psikiatri 3 2 1
5 Keperawatan Menjelang Ajal dan Paliatif 3 2 1
6 Konsep Keperawatan Komunitas 2 2  
7 Keperawatan Islam dan IPTEK 2 2  
8 Praktik Klinik Akhir 2   2
  JUMLAH 23 16 7
        SEMESTER VI
NO MK SKS T P
1 Keperawatan Agregat Komunitas 3 2 1
2 Biostatistik 2 2 1
3 Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan 4 3 1
4 Keperawatan Gawat Darurat 4 3 1
5 Keperawatan Keluarga 4 3 1
6 Entrepreuner In Nursing 2 1 1
7 KKN 3   3
  JUMLAH 22 14 9
SEMESTER VII
NO MK SKS T P
1 Keperawatan Kritis 3 2 1
2 Keperawatan Gerontik 4 3 1
3 Keperawatan Bencana 2 1 1
4 Skripsi 4   4
  JUMLAH 13 6 7

Keterangan:

MK         : Mata kuliah

T             : Teori

P              : Praktikum

2.    Program Profesi  =   36 sks

SMT I

NO KODE MK MATA KULIAH SKS  
1 BA.3138 Keperawatan Medikal Bedah 6  
2 BA.3133 Keperawatan Anak 4  
3 BA.3131 Keperawatan Maternitas 4  
4 BA.3135 Keperawatan Kesehatan Jiwa 3  
5 BA.3136 Keperawatan Dasar Profesi 2  
Jumlah 19

SMT II

NO KODE MK MATA KULIAH T  
1 BA.3137 Keperawatan Komunitas 5  
2 BA.2252 Keperawatan Keluarga 2  
3 BA.321 Keperawatan Gerontik 2  
4 BA.3238 Keperawatan Kritis 4  
5 BA 4247 Manajemen Keperawatan 4  
Jumlah 17